MA Al Asyhar Sungonlegowo
News Update
Loading...

Sabtu, 24 Januari 2026

MBG dan Penurunan Kualitas Pendidikan | Karya : H. Rofi'ul Amin, S.Pd, M.Pd

MBG dan Penurunan Kualitas Pendidikan | Karya : H. Rofi'ul Amin, S.Pd, M.Pd

H. Rofi'ul Amin, S.Pd, M.Pd

MBG dan Penurunan Kualitas Pendidikan

"Haya, kenapa kok sayurannya tidak dimakan?” tanya Pak Piul kepada salah satu siswanya Nihayatus Shofa,
“Saya tidak suka sayuran pak”, jawab Nihaya,
“Ya harus tetap dimakan Nak, supaya badannya semakin sehat, cerdas, dan tidak sakit-sakitan”, terang Pak Piul pada Haya,
“Oh .., inggih pak nanti saya makan”, jawab Haya.

Itu adalah sekelumit cerita tentang MBG (Makan Bergizi Gratis) di MA Al Asyhar Sungonlegowo, program unggulan Presiden Prabowo-Gibran yang dijanjikan pada masa kampanye pilpres tahun 2024 kemarin. Ya, MBG yang merupakan salah satu program yang bertekad untuk mencerdaskan kehidupan bangsa ini harus dijalankan apapun resikonya, kalau sampai tidak terlaksana, maka presiden dianggap berbohong kepada rakyatnya, dan kalau rakyat sudah merasa dihianati, jangan harap akan terpilih kembali pada periode berikutnya.

Dalam pelaksanaanya, MBG masih sering mendapatkan permasalahan mendasar dan klasik, semacam belum meratanya peneriama MBG di semua sekolah dan desa, sampai saat ini kabarnya masih ada sekolah dan desa yang belum mendapatkan, banyak dari para penerima manfaat (Pelajar PAUD sampai SMA, ibu hamil, dan lansia), kurang terbiasa dengan menu-menu yang disajikan oleh ahli gizi yang telah dipercaya oleh pemerintah. Kurang terbiasanya para murid untuk mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan menjadi problem tersendiri dari pelaksanaan MBG, menu masakan yang dibuat tanpa adanya penyedap rasa semacam Vitsin, semakin menambah kurangnya gairah dan Hasrat pada anak-anak untuk menyantapnya, hal ini menjadi problem yang harus segera dicari akar masalahnya, karena dengan beberapa permasalahan tersebut dikhawatirkan MBG yang dirancang sebagai makanan seimbang atau yang dulu dikenal dengan makanan Empat sehat Lima Sempurna hanyalah sebuah angan-angan saja, dan tekad pemerintah untuk semakin mencerdaskan generasi penerus bangsa, hanyalah pepesan kosong belaka.

Gambar : Para siswa MA Al Asyhar Sungonlegowo sedang menikmati Makan Bergizi Gratis

Di lain sisi, perwujudan program MBG ini ternyata menyerap anggaran yang sangat besar dari APBN, terutama dari anggaran pendidikan. Menurut Kompas Online edisi 17 Agustus 2025, Anggaran Pendidikan memang mengalami kenaikan dari Rp 724,7 Triliun pada tahun 2025, menjadi Rp 757,8 Triliun pada tahun 2026, tetapi sekitar Rp 335 Triliun dipakai untuk pembiayaan MBG ini, sungguh suatu angka yang fantastis. Jadi anggaran Pendidikan yang dicanangkan oleh pemerintah akan terserap sekitar 44% untuk membiayai MBG ini (NU online , 20 Agustus 2025). Dengan penyerapan dana yang begitu besar, jelaslah bahwa MBG yang tujuannya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, justru akan menjadi boomerang di kemudian hari, dimana anggaran yang telah dirancang untuk pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana para pelajar akan secara otomatis dialihkan untuk kebutuhan MBG ini, dengan demikian secara tidak langsung, cepat atau lambat akan menurunkan kualitas Pendidikan.

Tanda-tanda penurunan kualitas Pendidikan juga bisa dilihat dari tunjangan-tunjangan guru yang diterima dari pemerintah. Tunjangan Fungsional Guru (TFG) misalnya, tunjangan yang dulunya diterima oleh guru-guru swasta ternyata akhir-akhir ini kabarnya sudah tidak lagi didapatkan, padahal kita semua tahu kalau tunjangan TFG yang walaupun jumlahnya tidak seberapa, tapi amatlah penting bagi keberhasilan Pendidikan, karena kalau sampai hal itu terjadi, maka sama saja dengan pemerintah memotong salah satu kaki dari para guru swasta, sehingga langkah dari para guru swasta menjadi sangat terbatas, lemah, lunglai, dan pincang jangan sampai nasib guru akan kembali menjadi “Umar Bakri”, jangan sampai guru kembali nyambi jadi buruh tani, kembali ke tambak, atau guru menjadi tukang ojek online. Kita setuju MBG tetap ada, tetapi janganlah dengan adanya MBG hal ironis terjadi, karena adanya pemotongan anggaran Pendidikan yang luar biasa besar, beberapa opsi yang mungkin bisa laksanakan adalah dengan pemotongan sedikit tunjangan pegawai BUMN, DPR/MPR, atau pejabat publik lain yang tunjangannya terlalu besar unutk ukuran Indonesia, atau anggaran MBG disendirikan, dilepas dari anggaran Pendidikan.

Minggu, 18 Januari 2026

Puisi Religius | Fajar dan Senja

Puisi Religius | Fajar dan Senja

PUISI RELIGIUS

KARYA : Nur Idina Humairah



FAJAR & SENJA


Di setiap langkah, di setiap deru napas, dan di setiap kedipan mata,
tak ada yang kuasa menciptakan sesempurna itu,
selain Dia, Dia yang menciptakan langit dan bumi,
Dia yang menciptakan pergantian pagi dan malam.

Aku hanyalah seorang manusia yang tak tahu apa-apa,
dan aku tak akan bisa mengenal dunia seindah ini
jika aku tak memiliki nikmat yang sangat sempurna.

Bahkan…
rasanya dunia ini tidak ada apa-apanya
jikalau di hati dan raga kita tak iman kepadanya,
dan tanpa ilmu yang Ia tebarkan ke dunia,
walaupun hanya sebutir pasir, namun ilmu itu
tak akan habis jika hanya hidup satu kali.

Tuhan sangatlah baik.
Dia yang menciptakan fajar dengan sangat indah,
dan pancaran yang amat merdu.
Dan Tuhan menciptakan senja yang tak pernah bosan
dipandang oleh pancaindra.

Rabu, 14 Januari 2026

Puisi Motivasi: Disiplin

Puisi Motivasi: Disiplin

PUISI MOTIVASI

KARYA : Innani Ainur Rizqiyah



DISIPLIN


Untuk apa peraturan?
Tentu untuk ditaati,
bukan untuk dilanggar,
sekali dan sewajarnya.

Disiplin adalah jodoh kesuksesan,
tanpanya kesuksesan hanya akan menjadi mimpi.

Disiplin…
pahit untuk si malas,
manis untuk si rajin,
mimpi buruk bagi si pesimis,
mimpi indah bagi si optimis.

ESAI | Bencana: Murka Alam karena Keserakahan Manusia

ESAI | Bencana: Murka Alam karena Keserakahan Manusia

ESAI

KARYA : Almiera Naznin Nafeeza



Bencana: Murka Alam karena Keserakahan Manusia


Alam adalah anugerah Allah yang indah kepada manusia. Namun, alam juga bisa menjadi bentuk murka Allah kepada manusia. Semua itu terjadi karena ulah manusia itu sendiri. Ketika alam kita jaga dengan baik, kita akan merasakan anugerah dari Allah. Sebaliknya, ketika kita tidak menjaganya, kita akan merasakan murka-Nya.

Hal ini sama dengan bencana. Bencana merupakan salah satu bentuk murka Allah ketika manusia tidak menjaga anugerah yang telah Allah berikan. Seperti yang terjadi di Sumatra dan Aceh beberapa waktu lalu. Alam yang dahulu rimbun, aman, dan damai, dengan hutan serta pepohonan yang lebat, semuanya ditebang.

Memang hutan tersebut diganti dengan pohon, namun yang ditanam adalah pohon sawit. Pohon sawit merupakan salah satu jenis pohon yang tidak memiliki akar kuat untuk mengunci tanah. Semua itu dilakukan demi keserakahan manusia.

Lalu, apa yang terjadi? Longsor besar pun terjadi. Kehidupan yang seharusnya tenang berubah menjadi tegang. Inilah bahaya murka Allah. Ulah manusia yang akibatnya kembali kepada manusia itu sendiri.

“Ketika alam kita jaga dengan baik, kita akan merasakan anugerah itu dari Allah. Namun ketika kita tidak menjaganya, kita akan merasakan murka-Nya.”

Sabtu, 01 November 2025

Wujudkan Lulusan Siap Bersaing, MA Al Asyhar Gelar Pelatihan Dunia Kerja Bersama Polteksi

Wujudkan Lulusan Siap Bersaing, MA Al Asyhar Gelar Pelatihan Dunia Kerja Bersama Polteksi

Foto : Peserta Pelatihan Vokasi

    Sungonlegowo – Dalam rangka mempersiapkan para lulusannya agar siap menghadapi tantangan dunia kerja dan industri modern, MA Al Asyhar Sungonlegowo menggelar kegiatan Pelatihan Digital Marketing dan Soft Skill Dunia Kerja. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen sekolah dalam membekali siswa dengan keterampilan yang relevan di era digital saat ini.

    Kegiatan yang digelar di aula MA Al Asyhar ini terselenggara atas kerja sama dengan Politeknik Semen Indonesia (POLTEKSI). Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan wawasan praktis kepada para siswa tentang dunia industri dan strategi bersaing di dunia kerja. Pelatihan diikuti oleh seluruh siswa kelas XII yang antusias mengikuti setiap sesi dengan semangat belajar tinggi.

Foto : Pemateri dan Perwakilan Sekolah

    Adapun pemateri dalam kegiatan ini adalah para dosen berpengalaman dari Politeknik Semen Indonesia, yakni Ir. Nugrahadi Djazaul Mukhsinin, MM, Basyiruddin, SM., MM, dan Hamzah Agung, S.Kom., M.MT. Mereka menyampaikan tiga topik utama, yaitu Digital Marketing, Materi Industri, serta Wawancara dan Menulis CV. Melalui materi-materi tersebut, peserta diajak memahami cara mempromosikan produk secara digital, mengenal budaya kerja industri, hingga menyiapkan diri menghadapi seleksi kerja dengan profesional.

Foto : Materi Dunia Industri

    Acara diawali dengan pembukaan oleh Kepala MA Al Asyhar, dilanjutkan sambutan dari Ketua Yayasan Al Asyhar yang menekankan pentingnya membangun kesiapan mental dan keterampilan sebelum terjun ke dunia kerja. Setelah itu, kegiatan inti berupa pelatihan berjalan dengan interaktif, diwarnai dengan sesi tanya jawab yang menarik antara pemateri dan para peserta.

    Dengan adanya pelatihan ini, MA Al Asyhar berharap lulusannya tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan praktis dan karakter tangguh untuk bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Program ini diharapkan menjadi langkah awal bagi siswa untuk menapaki masa depan yang lebih siap, mandiri, dan berdaya saing.

Foto : Peserta Pelatihan Vokasi

Senin, 27 Oktober 2025

Al Asyhar Tanamkan Jiwa Santri Sejak Dini: Rayakan Hari Santri Nasional dengan Istighosah dan Doa Bersama.

Al Asyhar Tanamkan Jiwa Santri Sejak Dini: Rayakan Hari Santri Nasional dengan Istighosah dan Doa Bersama.

Foto : Peringatan Hari Santri 2025

    Sungonlegowo – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, Yayasan Al Asyhar Sungonlegowo menggelar kegiatan istighosah bersama yang diikuti oleh seluruh warga madrasah, mulai dari jenjang MI, MTs, hingga MA. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh makna di Masjid Al Jami Sungonlegowo, Rabu (22/10/2025), dengan tujuan menumbuhkan semangat religius serta meneladani perjuangan para santri dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

    Acara dimulai sejak pagi dengan shalat Dhuha berjamaah yang dipimpin oleh Bapak Drs. Edi Muchajalin, M.Pd.I. Suasana penuh ketenangan menyelimuti seluruh peserta saat lantunan doa-doa dibacakan, menandai awal kegiatan yang sarat nilai spiritual. Setelah itu, dilanjutkan dengan mahalul qiyam yang disambut dengan penuh semangat oleh para siswa, menambah kekhidmatan suasana Hari Santri di lingkungan Al Asyhar.

Foto : Sholat Dhuha Berjamaah

    Setelah rangkaian pembuka, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Yayasan Al Asyhar, yang dalam pesannya mengajak seluruh santri untuk meneladani semangat perjuangan ulama dan santri terdahulu. Ia juga menekankan pentingnya menjaga akhlak, kedisiplinan, serta semangat belajar sebagai wujud nyata pengabdian santri terhadap agama dan bangsa.

Foto : Siswa Mengikuti Kegiatan

    Memasuki acara inti, seluruh peserta bersama-sama melantunkan istighosah dengan penuh khusyuk. Doa bersama ini dipimpin oleh KH. Ahmad Muhadi selaku Pembina Yayasan Al Asyhar, memohon kepada Allah SWT agar diberikan keberkahan, keselamatan, serta kemajuan bagi lembaga dan seluruh keluarga besar Al Asyhar. Lantunan dzikir menggema, menciptakan suasana religius yang menyentuh hati setiap peserta.

    Kegiatan istighosah bersama dalam peringatan Hari Santri 2025 ini menjadi momen penting untuk mempererat ukhuwah antarwarga madrasah sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual para siswa. Yayasan Al Asyhar berharap, semangat Hari Santri tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi juga diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari para santri yang cinta ilmu, cinta tanah air, dan berakhlakul karimah.

Foto : Istighosah Bersama

Juara Lagi! Siswa MA Al Asyhar Sungonlegowo Buktikan Keindahan Kaligrafi Tak Kenal Batas

Juara Lagi! Siswa MA Al Asyhar Sungonlegowo Buktikan Keindahan Kaligrafi Tak Kenal Batas

    Sungonlegowo – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh siswa-siswi MA Al Asyhar Sungonlegowo. Dalam ajang Festival Santri ke-X yang diselenggarakan oleh PC Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Gresik tahun 2025, delegasi madrasah ini berhasil membawa pulang tiga piala sekaligus pada cabang lomba Kaligrafi. Ajang tahunan tersebut menjadi wadah bergengsi bagi para santri dari berbagai lembaga di bawah naungan Ma’arif NU se-Kabupaten Gresik untuk menunjukkan bakat dan kemampuan mereka di bidang seni Islami.

    Tiga siswa yang menorehkan prestasi tersebut adalah Achmad Futuh Zukhaili yang meraih Juara 1 kategori Putra, Almiera Naznin Nafeeza sebagai Juara 1 kategori Putri, dan Firda Nanda Rahmaniyah yang sukses membawa pulang Juara 2 kategori Putri. Ketiganya berhasil memukau dewan juri melalui karya kaligrafi indah yang tidak hanya menonjolkan keindahan goresan huruf Arab, tetapi juga kekuatan pesan religius yang terkandung di dalamnya.

    Keberhasilan ini menjadi bukti nyata konsistensi MA Al Asyhar Sungonlegowo dalam mengembangkan potensi seni dan religiusitas peserta didik. Sebelumnya, Almiera Naznin Nafeeza juga pernah meraih Juara Harapan 1, dan Achmad Futuh Zukhaili memperoleh Juara Harapan 2 dalam Lomba Kaligrafi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi PAI UIN Sunan Ampel Surabaya pada event Haflah Miladiyah PAI ke-32. Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga yang mengantarkan keduanya tampil lebih percaya diri dan matang di tingkat kabupaten.

Foto : Karya dari Almiera Naznin Nafeeza

Foto : Karya dari Achmad Futuh Zukhaili

    Kepala MA Al Asyhar Sungonlegowo menyampaikan rasa syukur dan apresiasi tinggi atas prestasi tersebut. Menurutnya, pencapaian ini tidak lepas dari kerja keras siswa, bimbingan guru pembina, serta dukungan seluruh keluarga besar madrasah. “Kami bangga sekaligus terharu, karena mereka bukan hanya berprestasi, tapi juga membawa nama baik madrasah dan pesantren di tingkat kabupaten,” ujarnya.

    Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh siswa MA Al Asyhar Sungonlegowo untuk terus mengasah bakat dan berani berkompetisi di berbagai ajang akademik maupun non-akademik. Semangat dan kerja keras para juara menjadi bukti bahwa santri mampu berprestasi, berdaya saing, dan tetap menjaga nilai-nilai keislaman yang menjadi ciri khas pendidikan madrasah.

Senin, 06 Oktober 2025

Bendera OSIS Berpindah Tangan: Semangat Baru di MA Al Asyhar

Bendera OSIS Berpindah Tangan: Semangat Baru di MA Al Asyhar

    Sungonlegowo – MA Al Asyhar Sungonlegowo pada hari Minggu pagi (6/10) menggelar apel pelantikan pengurus OSIS masa bakti 2025–2026 dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Kegiatan yang berlangsung di halaman madrasah ini diikuti oleh seluruh siswa, dewan guru, serta jajaran pimpinan madrasah. Acara ini menjadi momen penting bagi siswa-siswi MA Al Asyhar untuk menyaksikan regenerasi kepemimpinan organisasi siswa yang akan menjadi motor penggerak berbagai kegiatan kesiswaan sepanjang satu tahun ke depan.

    Acara inti apel pelantikan ditandai dengan serah terima jabatan dan penyerahan bendera OSIS dari pengurus lama kepada pengurus baru. Momen tersebut menjadi simbol pergantian estafet tanggung jawab, sekaligus bentuk penghargaan atas dedikasi pengurus sebelumnya dalam mengemban amanah selama masa jabatannya. Dengan suasana yang khidmat, bendera OSIS diserahkan secara langsung di hadapan seluruh peserta apel, menandakan dimulainya era kepemimpinan baru di lingkungan MA Al Asyhar Sungonlegowo.

Foto : Serah Terima Jabatan

    Adapun OSIS baru tahun 2025–2026 dinahkodai oleh M. Arya Putra Rahmatullah sebagai Ketua OSIS dan Adinda Dwi Maghfiroh sebagai Wakil Ketua, yang akan dibantu oleh delapan koordinator bidang sesuai dengan program kerja masing-masing. Diharapkan kepengurusan baru ini mampu menjadi inspirasi bagi seluruh siswa dalam mengembangkan potensi, memperkuat solidaritas, serta melahirkan berbagai inovasi positif di lingkungan madrasah.

Foto : Ikrar Pengurus OSIS

    Setelah prosesi serah terima, kegiatan dilanjutkan dengan ikrar pengurus OSIS baru yang dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Ibu Uswatun Hasanah, S.Hi., M.Pd. Dengan suara lantang dan penuh semangat, para pengurus baru mengucapkan ikrar untuk menjalankan tugas dengan tanggung jawab, disiplin, dan dedikasi tinggi. Ikrar ini menjadi penegasan komitmen seluruh pengurus dalam membawa semangat perubahan positif di lingkungan MA Al Asyhar Sungonlegowo.

    Dalam wejangan yang disampaikan setelah pelantikan, Ibu Uswatun Hasanah menekankan pentingnya kerja sama antar sesama pengurus dan dorongan untuk terus berinovasi demi kemajuan madrasah. Beliau juga mengingatkan bahwa keberhasilan OSIS tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kekompakan tim dan komitmen untuk mengangkat nama baik almamater MA Al Asyhar. Pesan tersebut disambut antusias oleh seluruh peserta apel yang hadir.

Foto : Wejangan Oleh Kepala Sekolah

Minggu, 14 September 2025

Mengajarkan Nilai Demokrasi Melalui Pemilihan Ketua OSIS

Mengajarkan Nilai Demokrasi Melalui Pemilihan Ketua OSIS

Foto : Calon Ketua OSIS MA Al Asyhar 2025-2026

    Sungonlegowo – Demokrasi Pemilihan Ketua OSIS MA Al Asyhar Sungonlegowo adalah sebuah proses pemilihan yang melibatkan seluruh siswa dalam menentukan pemimpin Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) untuk masa jabatan tertentu. Pemilihan ini dilaksanakan dengan prinsip demokratis yang memberi kesempatan kepada setiap siswa untuk berpartisipasi secara aktif dalam memilih calon ketua OSIS yang dianggap paling mampu dan memiliki visi misi yang sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi siswa di madrasah.

    Proses pemilihan ketua OSIS di MA Al Asyhar Sungonlegowo dimulai dengan tahapan pengenalan calon ketua OSIS yang diajukan oleh pihak pengurus OSIS lama yang kemudian dikonsultasikan ke pimpinan madrasah sehingga muncul calon yang terpilih. Setiap calon diberikan kesempatan untuk menyampaikan visi, misi, serta program-program unggulan yang akan dilaksanakan jika terpilih menjadi ketua OSIS. Pengenalan ini dilakukan melalui berbagai cara, seperti presentasi, tanya jawab, sebelum pemungutan suara.

Foto : Penyampaian VISI MISI Calon Ketua OSIS

    Pemilihan ketua OSIS dilakukan secara langsung oleh seluruh siswa dan GTK melalui sistem pemungutan suara, yang menjamin setiap suara siswa dihitung secara adil dan transparan. Proses ini mengajarkan nilai demokrasi seperti kebebasan berpendapat, hak pilih, serta tanggung jawab dalam memilih pemimpin yang tepat.

Foto : Penyaluran Hak Suara Pemilu

    Setelah pemilihan selesai, hasilnya diumumkan secara langsung dengan sistem yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Pemilihan ketua OSIS ini tidak hanya sebagai ajang untuk memilih pemimpin, tetapi juga sebagai sarana pendidikan politik bagi siswa untuk memahami pentingnya partisipasi aktif dalam proses demokrasi, baik di lingkungan madrasah maupun di masyarakat luas.

    Dengan adanya demokrasi pemilihan ketua OSIS ini, MA Al Asyhar Sungonlegowo berkomitmen untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, tanggung jawab, serta keterlibatan siswa dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan kehidupan sekolah mereka.

Sabtu, 26 Juli 2025

Deep Learning & Kurikulum Berbasis Cinta: Menuju Madrasah yang Bermutu dan Berkarakter

Deep Learning & Kurikulum Berbasis Cinta: Menuju Madrasah yang Bermutu dan Berkarakter

Foto : Workshop Kurikulum Berbasis Cinta dan Deep Learning

    Sungonlegowo – Yayasan Al Asyhar kembali menunjukkan komitmennya dalam peningkatan mutu pendidikan dengan menyelenggarakan Workshop Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dan Kurikulum Berbasis Cinta. Kegiatan ini diprakarsai oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) pada Sabtu, 26 Juli 2025 bertempat di Gedung MA Al Asyhar. Mengangkat tema "Menciptakan Suasana Belajar dan Proses Pembelajaran yang Berkesadaran (Mindful), Bermakna (Meaningful), dan Menggembirakan (Joyful) Menuju Pendidikan Bermutu untuk Semua," acara ini diikuti oleh seluruh guru dari jenjang MI, MTs, hingga MA di bawah naungan Yayasan.

    Workshop diawali pukul 07.30 WIB dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan oleh Muhammad Fairuz Zabidi, S.Pd.I, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Madrasah oleh Rizky Fardiana Ningtyas, S.Pd., serta sambutan dari Ketua Yayasan, H. Ainul Yaqin, S.H. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya inovasi dan cinta dalam dunia pendidikan. Doa dipimpin oleh Drs. Edi Muchajalin, M.Pd.I, menandai dimulainya acara dengan harapan penuh berkah dan manfaat.

Foto : Pembukaan Workshop

    Sesi inti dimulai pukul 09.00 WIB dengan narasumber utama Mulyono Malik, M.Pd., seorang pengawas madrasah yang dikenal berpengalaman dalam pengembangan kurikulum dan supervisi pembelajaran. Dalam paparannya, Mulyono menekankan bahwa Deep Learning bukan sekadar metode, tetapi pendekatan yang berfokus pada pemahaman mendalam, keterkaitan antarkonsep, dan penerapan pengetahuan secara kontekstual oleh peserta didik. Hal ini menuntut guru untuk meninggalkan pola lama yang berorientasi pada hafalan, dan mulai memfasilitasi pembelajaran yang menggugah daya nalar dan rasa ingin tahu siswa.

Foto : Materi Workshop

    Lebih lanjut, Mulyono mengintegrasikan konsep Kurikulum Berbasis Cinta, yaitu pendekatan pembelajaran yang menekankan pada kasih sayang, penghargaan terhadap perbedaan, serta perhatian terhadap kebutuhan emosional siswa. Beliau menyampaikan bahwa guru bukan sekadar pengajar, tetapi fasilitator kehidupan. Dalam suasana kelas yang penuh cinta dan kesadaran, siswa akan merasa aman, dihargai, dan lebih terbuka dalam menyerap pelajaran.

    Sesi dilanjutkan dengan praktik penyusunan Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) berbasis cinta. Peserta dibagi ke dalam kelompok berdasarkan jenjang pendidikan masing-masing dan dipandu untuk menyusun RPM yang mencerminkan pembelajaran yang mindful, meaningful, dan joyful. Dalam sesi ini, para guru mengeksplorasi elemen-elemen penting seperti tujuan pembelajaran yang mengaktifkan ranah afektif dan kognitif siswa, pemilihan strategi yang kolaboratif dan partisipatif, serta penilaian yang mendorong refleksi dan pertumbuhan.

Foto : Praktik Membuat Rencana Pembelajaran Mendalam

    Puncak kegiatan ditandai dengan sesi presentasi hasil penyusunan RPM oleh perwakilan tiap unit. Unit MI diwakili oleh Atik Inayatul Maknunah, M.Pd., unit MTs oleh M. Sholichuddin, S.Ag., dan unit MA oleh Muh. Rodli Masykur, S.Pd., M.Pd. Ketiganya memaparkan hasil kerja tim mereka dengan penuh semangat dan kreativitas, mencerminkan kesiapan para guru dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis cinta dan kesadaran.

Foto : Presentasi hasil RPM

    Workshop ditutup secara resmi pada pukul 15.00 WIB oleh panitia. Kegiatan ini bukan hanya menjadi forum peningkatan kompetensi, tetapi juga momentum refleksi kolektif bahwa pendidikan yang bermutu lahir dari hati yang mencintai, mengasuh, dan membimbing. Yayasan Al Asyhar kembali menunjukkan visinya sebagai pelopor pendidikan yang memanusiakan dan memberdayakan setiap peserta didik, menuju madrasah yang lebih unggul dan berdaya saing dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Islam.

Foto : Foto Bersama Guru MA Al Asyhar dengan Narasumber

Jumat, 25 Juli 2025

Selamat Datang Generasi Hebat! Ini Dia Serunya MATSAMA MA Al Asyhar

Selamat Datang Generasi Hebat! Ini Dia Serunya MATSAMA MA Al Asyhar

Foto : Peserta dan Panitia MATSAMA

    Sungonlegowo – MA Al Asyhar Sungonlegowo menggelar kegiatan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) pada tanggal 13–15 Juli 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 39 siswa baru yang berasal dari berbagai MTs dan SMP, baik dari dalam desa Sungonlegowo maupun luar desa. MATSAMA merupakan ajang pengenalan lingkungan madrasah yang dirancang untuk membentuk karakter dan semangat belajar siswa sejak awal.

    Selama tiga hari penuh, MATSAMA dilaksanakan secara intensif dengan melibatkan OSIS dan guru sebagai panitia pelaksana. Pada hari pertama, siswa baru mengikuti pengisian angket pilihan ekstrakurikuler dan pakta integritas, dilanjutkan dengan tes baca Al-Qur’an dan praktik salat Subuh. Hari itu ditutup dengan sosialisasi serta pembagian kelompok peserta MATSAMA.

Foto : Pembagian Kelompok

    Hari kedua dimulai sejak dini hari dengan kegiatan check-in dan salat Dhuha berjamaah. Setelah upacara pembukaan oleh Kepala Madrasah, Uswatun Hasanah, S.Hi., M.Pd., peserta menerima materi tentang profil dan sistem pembelajaran MA Al Asyhar. Kegiatan berlanjut dengan ice breaking, materi moderasi beragama, tata krama, serta pengembangan mental mandiri. Pada siang harinya, para siswa mendapat penyuluhan dari BNN tentang bahaya narkoba dan ditutup dengan lomba yel-yel yang meriah.

Foto : Upacara Pembukaan MATSAMA

Foto : Materi Kemadrasahan

    Sementara itu, hari ketiga diawali dengan kegiatan fisik berupa senam bersama yang membangkitkan semangat dan kebugaran para peserta. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembinaan disiplin (PBB) oleh Bpk. Tugianto dari Koramil Bungah, ice breaking, serta motivasi belajar oleh Nur Faizah, S.Hi., M.Hi. Sesi siang diisi dengan materi pengembangan wawasan organisasi IPNU-IPPNU, dan ditutup dengan game outbound serta pembagian hadiah.

Foto : Materi Pembinaan Disiplin

    Seluruh rangkaian kegiatan MATSAMA dirancang bukan hanya untuk mengenalkan madrasah secara fisik dan akademik, tetapi juga untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kemandirian, kebersamaan, dan semangat belajar yang tinggi sejak awal. Interaksi antara siswa baru, OSIS, dan guru menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat dan positif.

Foto : Game Outbond

    Dengan berakhirnya kegiatan pada 15 Juli 2025, seluruh peserta MATSAMA MA Al Asyhar telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar madrasah. Semangat dan antusiasme yang ditunjukkan para siswa selama kegiatan menjadi tanda harapan bahwa mereka siap untuk menempuh jenjang pendidikan baru dengan lebih percaya diri dan penuh tanggung jawab.

Foto : Penutupan MATSAMA

Sinergi dan Inovasi: Raker dan Workshop MA Al Asyhar di Hotel Bisanta

Sinergi dan Inovasi: Raker dan Workshop MA Al Asyhar di Hotel Bisanta

Foto : Guru MA Al Asyhar

    Surabaya – Madrasah Aliyah (MA) Al Asyhar Sungonlegowo menggelar Rapat Kerja (Raker) dan Workshop Pembelajaran Deep Learning pada tanggal 10-11 Juli 2025. Acara tersebut dilangsungkan di Hotel Bisanta Bidakara Surabaya dan diikuti oleh seluruh dewan guru serta tenaga kependidikan. Kegiatan ini dirancang sebagai momentum penyegaran sekaligus penguatan kompetensi guru menjelang tahun ajaran baru.

    Raker dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Uswatun Hasanah, S.Hi., M.Pd., dengan fokus pembahasan evaluasi program sebelumnya serta penyusunan strategi kerja madrasah ke depan. Para guru aktif terlibat dalam diskusi dan penyusunan rencana kegiatan yang menitikberatkan pada peningkatan mutu pembelajaran dan penguatan karakter peserta didik.

Foto : Raker Tahun Ajaran Baru

    Setelah sesi Raker berakhir dan peserta mendapatkan waktu istirahat, ibadah, dan makan malam (ISHOMA), kegiatan dilanjutkan dengan workshop bertema “Pembelajaran Deep Learning” pada pukul 19.00. Workshop ini dipimpin oleh Muh. Rodli Masykur, S.Pd., M.Pd. sebagai narasumber, seorang praktisi pendidikan yang dikenal aktif dalam pengembangan inovasi pembelajaran berbasis teknologi.

Foto : Workshop Deep Learning

    Dalam workshop tersebut, peserta dibekali pemahaman mengenai konsep Deep Learning, serta penerapannya dalam proses belajar mengajar di kelas. Narasumber juga menyampaikan berbagai strategi pembelajaran yang dapat merangsang pemikiran kritis dan kreativitas siswa melalui pendekatan teknologi. Suasana workshop berlangsung aktif dan interaktif, mencerminkan antusiasme para guru dalam menyerap materi yang disampaikan.

    Keesokan paginya, para guru menikmati sarapan bersama di restoran hotel dan memanfaatkan waktu luang untuk bersantai serta menikmati fasilitas yang tersedia. Kegiatan informal ini turut mempererat hubungan antar guru dan menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat di tengah padatnya aktivitas madrasah sehari-hari.

Foto : Menikmati Fasilitas Hotel

    Dengan berakhirnya kegiatan pada hari kedua, seluruh peserta kembali ke madrasah dengan semangat baru serta bekal pengetahuan yang lebih segar. Raker dan workshop ini menjadi langkah nyata MA Al Asyhar Sungonlegowo dalam meningkatkan kualitas tenaga pendidik sekaligus merespons tantangan pendidikan era digital dengan pendekatan yang visioner dan progresif.

Selasa, 11 Maret 2025

Tantangan, Keberanian, dan Kebersamaan! Kegiatan Pramuka MA Al Asyhar Berlangsung Meriah

Tantangan, Keberanian, dan Kebersamaan! Kegiatan Pramuka MA Al Asyhar Berlangsung Meriah

Foto : Dewan guru berserta tim panitia dan peserta pramuka

    Gresik – Kegiatan Pramuka yang diselenggarakan oleh MA Al Asyhar Sungonlegowo, Bungah, Gresik, bekerja sama dengan JS Adventure sukses dilaksanakan pada tanggal 27-29 Januari 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, serta meningkatkan keterampilan kepemimpinan bagi para peserta. Acara ini dibuka secara resmi oleh Bapak Camat Bungah di lapangan sekolah dengan upacara yang khidmat, diikuti oleh sesi perkenalan dan ice breaking yang dipandu oleh tim JS Adventure.

Foto : Bapak Camat membuka acara pramuka

    Hari pertama kegiatan diisi dengan berbagai aktivitas menarik, termasuk pelatihan PPGD (Pertolongan Pertama Gawat Darurat) oleh tim PMI, leadership training di Ruang Aula, sesi pelatihan kebencanaan oleh tim DAMKAR Serta Pelatihan Baris Berbaris (PBB) Oleh BABINSA Tak hanya itu, peserta juga mendapatkan pengalaman berharga dengan pelatihan keterampilan berkemah, memasak, dan berbagai tantangan yang mengasah keberanian serta ketahanan fisik. Malam harinya, peserta mengikuti sesi motivasi dan kewirausahaan yang disampaikan oleh Kak Abu dari JS Adventure.

Foto : Pelatihan PBB

    Memasuki hari kedua, kegiatan semakin seru dengan berbagai tantangan fisik seperti olahraga pagi, baris-berbaris, serta pelatihan Morse dan Semaphore yang melatih keterampilan komunikasi dalam Pramuka. Para peserta juga mengikuti sesi pionering, yang mengajarkan teknik membuat berbagai jenis konstruksi dengan tali dan tongkat. Malam harinya, mereka menikmati suasana keakraban dengan kegiatan api unggun, pentas seni (MAKSI), serta refleksi malam yang memberikan pengalaman mendalam tentang kebersamaan dan makna kegiatan Pramuka.

Foto : Outbond

    Pada hari terakhir, peserta diajak untuk melakukan bakti sosial sebagai bagian dari pengamalan nilai-nilai kepedulian sosial dalam Pramuka. Setelah itu, kegiatan berlanjut dengan sesi outbond yang penuh tantangan dan kebersamaan. Puncak acara ditutup dengan upacara pelantikan yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah MA Al Asyhar Sungonlegowo, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pencapaian para peserta selama kegiatan berlangsung.

Foto : Pelantikan Anggota oleh Kepala Sekolah

    Kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Mereka tidak hanya mendapatkan pengalaman baru dalam dunia kepanduan, tetapi juga membangun semangat kebersamaan dan kepemimpinan yang lebih kuat. Dengan suksesnya acara ini, diharapkan kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan guna membentuk generasi muda yang mandiri, berani, dan berjiwa sosial tinggi.

Senin, 10 Maret 2025

Persiapan Kuliah! MA Al-Asyhar Gelar Campus Expo 2025 dengan Partisipasi Alumni dari Kampus Ternama

Persiapan Kuliah! MA Al-Asyhar Gelar Campus Expo 2025 dengan Partisipasi Alumni dari Kampus Ternama

Foto : Pamflet Expo Campus 2025

    Bungah, Gresik – MA Al-Asyhar Sungonlegowo sukses menggelar acara tahunan Campus Expo 2025 pada Minggu, 26 Januari 2025. Acara yang berlangsung di aula sekolah ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada siswa mengenai berbagai pilihan perguruan tinggi serta prospek karier yang bisa mereka tempuh setelah lulus. Dengan mengusung tema "Membangun Masa Depan Bersama Kampus Impian", kegiatan ini menjadi ajang inspiratif bagi para siswa kelas XII dalam menentukan langkah pendidikan selanjutnya.

    Acara yang dihadiri oleh Para Alumni MA Al Ishlah yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi dan Siswa MA Al Asyhar dari berbagai tingkatan ini berlangsung meriah. Para siswa dengan penuh semangat mengikuti sesi presentasi dari perwakilan kampus, mengajukan pertanyaan, serta berdiskusi mengenai jurusan yang sesuai dengan minat dan bakat mereka. Tidak hanya itu, sesi tanya jawab yang interaktif juga membuat suasana semakin hidup, menunjukkan antusiasme tinggi dari para peserta.

Foto : Para Alumni yang Menempuh di Perguruan Tinggi

    Sejumlah Alumni MA Al Asyhar dari perguruan tinggi ternama turut serta dalam Campus Expo 2025 ini, di antaranya Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Trunojoyo Madura, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA), Universitas Brawijaya, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS), Universitas Negeri Malang, serta Universitas Qomaruddin. Masing-masing mahasiswa perwakilan dari kampus masing-masing memberikan informasi lengkap mengenai program studi, fasilitas, serta jalur masuk yang bisa diakses oleh calon mahasiswa.

Foto : Siswa antusias mencari informasi Perguruan Tinggi

    Kepala MA Al-Asyhar menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya acara ini dengan baik. "Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan gambaran yang jelas kepada para siswa tentang dunia perkuliahan dan membantu mereka dalam menentukan masa depan yang lebih cerah," ujarnya. Para siswa pun menyambut baik kegiatan ini dan merasa lebih siap dalam menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi.

    Dengan suksesnya Campus Expo 2025, MA Al-Asyhar berencana menjadikan acara ini sebagai agenda tahunan. Diharapkan, kegiatan serupa di masa mendatang akan semakin berkembang dengan lebih banyak partisipasi dari berbagai perguruan tinggi, sehingga semakin banyak siswa yang mendapatkan manfaat dan motivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Foto : Alumni bersama dewan guru

Motivasi Kuliah! Kunjungan Siswa MA Al Asyhar ke Universitas Airlangga

Motivasi Kuliah! Kunjungan Siswa MA Al Asyhar ke Universitas Airlangga

Foto : Kunjungan Siswa MA Al Asyhar ke UNAIR

    Surabaya, 16 Desember 2025 – Siswa kelas XII MA Al-Asyhar mengadakan kegiatan kunjungan kampus (Study Kampus) ke Universitas Airlangga, Surabaya. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan minat para siswa agar termotivasi melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi. Dalam kunjungan ini, para siswa mendapatkan informasi seputar dunia perkuliahan, jalur masuk, serta berbagai fasilitas yang tersedia di Universitas Airlangga.

    Dalam sesi Study Kampus, Siswa tampak antusias mendengarkan pemaparan dari pihak kampus dan aktif mengajukan pertanyaan mengenai program studi, beasiswa, serta prospek kerja setelah lulus. Tidak hanya itu, pihak kampus juga memberikan motivasi agar para siswa lebih percaya diri dalam memilih jurusan yang sesuai dengan minat dan bakat mereka. Dengan adanya kegiatan ini, siswa diharapkan semakin memahami pentingnya pendidikan tinggi dan lebih siap menghadapi dunia perkuliahan.

Foto : Siswa Keliling Universitas

    Setelah sesi kunjungan kampus, rombongan melanjutkan perjalanan menuju makam Mbah Kholil di Bangkalan, Madura, untuk melakukan tawassul dan doa bersama. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada ulama besar yang memiliki peran penting dalam penyebaran ilmu agama di Nusantara. Para siswa dengan khusyuk berdoa, memohon keberkahan dan kemudahan dalam menempuh pendidikan mereka ke depan

Foto : Ziarah ke Makam Mbah Kholil

    Setelah berziarah, siswa MA Al-Asyhar diajak mengunjungi destinasi wisata kuliner di Food Junction, Surabaya. Tempat ini dipilih untuk memberikan pengalaman santai setelah rangkaian kegiatan edukatif dan spiritual. Para siswa menikmati suasana yang nyaman sambil mencicipi beragam kuliner khas yang tersedia di lokasi tersebut.

    Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan akademik, tetapi juga memperkaya pengalaman spiritual dan budaya para siswa. Dengan adanya rangkaian acara ini, diharapkan para siswa semakin termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi serta memiliki semangat dalam menggapai cita-cita mereka.

Foto : Destinasi Wisata Kuliner

    MA Al Asyhar berkomitmen untuk terus mendukung siswa dalam meraih masa depan yang lebih cerah melalui pendidikan dan pengalaman berharga seperti ini. Harapannya, kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk memberikan inspirasi dan motivasi kepada generasi muda.

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
Selamat Datang di Website Resmi MA Al Asyhar Sungonlegowo Bungah Gresik. Madrasah Hebat Bermartabat
Done